Girimulya.id – Pertamina membantah isu kenaikan harga Pertamax yang beredar di media sosial per Senin (30/3/2026). Informasi yang menyebutkan harga Pertamax akan mencapai Rp17.850 per liter disebut tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga Pertamax terbaru 2026. Masyarakat diimbau untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari Pertamina.
Cek Fakta Harga Pertamax Terbaru 2026
Rumor kenaikan harga Pertamax terbaru 2026 bermula dari tangkapan layar yang beredar di media sosial. Tangkapan layar tersebut berisi proyeksi perubahan harga BBM subsidi dan nonsubsidi akibat krisis minyak dunia.
Dalam informasi yang beredar, harga Pertamax (RON 92) diprediksi naik Rp5.550 per liter, dari Rp12.300 per liter pada Maret 2026 menjadi Rp17.850 per liter. Tidak hanya itu, produk bensin lainnya seperti Pertamax Green 95 dan Pertamax Turbo juga disebut-sebut akan mengalami kenaikan signifikan.
Kenaikan harga ini dikaitkan dengan melemahnya nilai tukar rupiah dari Rp16.819 menjadi Rp16.877 per dolar AS. Selain itu, lonjakan harga indeks pasar (HIP) BBM RON 92 sebesar 62,44 persen atau 46,15 dolar AS per barel, dari 73,91 dolar AS per barel menjadi 120 dolar AS per barel, juga disebut sebagai faktor pendorong.
Penjelasan Resmi Pertamina Soal Harga Pertamax
Menanggapi rumor yang beredar, Muhammad Baron menegaskan bahwa informasi tersebut tidak valid. “Hingga saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai harga per 1 April 2026,” ujarnya, dikonfirmasi dari Jakarta, Senin.
Baron mengimbau masyarakat untuk mencari informasi harga BBM yang akurat melalui saluran resmi Pertamina, yaitu www.pertamina.com. Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung imbauan pemerintah dalam penggunaan energi secara bijak. Dengan demikian, Baron berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Lalu, bagaimana dengan potensi kenaikan harga BBM jenis lain? Dalam informasi yang beredar, selain Pertamax, beberapa jenis BBM lain juga diprediksi mengalami kenaikan harga. Berikut rinciannya:
- Pertamax Green 95: dari Rp12.900 per liter menjadi Rp19.150 per liter
- Pertamax Turbo: dari Rp13.100 per liter menjadi Rp19.450 per liter
- Pertamina Dex: dari Rp14.500 per liter menjadi Rp23.950 per liter
- Dexlite: dari Rp14.200 per liter menjadi Rp23.650 per liter
Upaya Pemerintah Menstabilkan Harga BBM Subsidi
Sementara itu, pemerintah juga berupaya keras untuk menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, berusaha agar harga Pertalite dan Biosolar tidak mengalami kenaikan di tengah krisis energi global.
Tips Bijak Menggunakan Bahan Bakar di Tengah Isu Kenaikan Harga
Dengan adanya isu ini, penting bagi masyarakat untuk semakin bijak dalam menggunakan bahan bakar. Beberapa langkah yang bisa diambil antara lain:
- Memilih kendaraan yang lebih hemat bahan bakar.
- Menggunakan transportasi umum jika memungkinkan.
- Merawat kendaraan secara rutin agar efisiensi bahan bakar tetap terjaga.
- Mengemudi dengan kecepatan stabil dan menghindari akselerasi mendadak.
Langkah-langkah sederhana ini tidak hanya membantu menghemat pengeluaran, tetapi juga berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan.
Antisipasi Dampak Kenaikan Harga BBM (Jika Terjadi)
Apabila kenaikan harga BBM benar-benar terjadi, masyarakat perlu mengantisipasi dampaknya pada berbagai sektor. Kenaikan harga BBM berpotensi memicu inflasi dan meningkatkan biaya transportasi. Oleh karena itu, penting untuk:
- Mengelola keuangan dengan lebih cermat.
- Mencari alternatif transportasi yang lebih ekonomis.
- Mendukung produk lokal untuk mengurangi ketergantungan pada impor.
Penting diingat bahwa informasi mengenai harga Pertamax terbaru 2026 yang beredar di media sosial belum dapat dipastikan kebenarannya. Masyarakat diharapkan untuk tidak panik dan tetap tenang dalam menghadapi situasi ini.
Selain itu, disarankan untuk selalu memantau informasi resmi dari Pertamina dan pemerintah agar tidak terpengaruh oleh berita palsu atau hoaks yang dapat meresahkan.
Kesimpulan
Isu kenaikan harga Pertamax terbaru 2026 masih sebatas rumor yang belum terkonfirmasi. Pertamina telah membantah informasi tersebut dan mengimbau masyarakat untuk merujuk pada sumber resmi. Meski demikian, penting bagi masyarakat untuk tetap bijak dalam menggunakan bahan bakar dan mengantisipasi potensi dampak kenaikan harga BBM di masa depan. Pemerintah juga terus berupaya menjaga stabilitas harga BBM bersubsidi demi meringankan beban masyarakat.
